Home » » CERITA JANDA TANTE YANTI TENTANG NGENTOT

CERITA JANDA TANTE YANTI TENTANG NGENTOT

Written By Amang Berangas on Kamis, 31 Oktober 2013 | 8:24:00 PM

Foto Memek Janda Kesepian
Cerita Janda Tante Yanti Tentang Ngentot dasyat banget ya kalau dilihat dari judul Cerita Sex Dewasa dan Kisah Mesum kali ini tapi judul bukan masalah yang penting isi ceritanya,nah kalau bagi yang mau tau alur ceritanya monggo dibaca. Didaerah tempatku tinggal ada seorang janda berusia 43 tahun namanya panggil aja Tante Yanti meski usianya sudah kepala empat dan sudah punya anak yang sudah besar besar namun tubuhnya masih tetap tampak bagus dan terawat.Tante Yanti mempunyai wajah yang cantik dengan rambut sebahu kulitnya putih bersih selain itu yang membuatku selama ini terpesona adalah payudara Tante Yanti yang luar biasa montok perkiraanku payudaranya berukuran 36C. Pagi itu jam sudah menunjukan angka tujuh Aku sudah bersiap untuk berangkat ke kampus motor aku jalankan pelan keluar dari gerbang rumah.Nampak dikejauhan aku melihat sosok seorang wanita yang berjalan sendirian mataku secara reflek terus mengikuti wanita itu maklum aja aku terpesona melihat tubuh wanita itu yang menurutku aduhai meskipun dari belakang Pinggul dan pantatnya sungguh membuat jantungku berdesir.Dan saat itu aku hanya menduga duga kalau wanita itu adalah Kisah Mesum Tante Yanti bersamaan dengan itu celanaku mulai agak sesak karena kontolku mulai tidak bisa diajak kompromi alias ngaceng berat perlahan lahan motor aku arahkan agak mendekat agar yakin bahwa wanita itu adalah Tante Yanti. "Eeeeh...Tante Yanti..mau kemana nih tante...?"sapaku. Tante Yanti agak kaget mendengar suaraku tapi beliau kemudian tersenyum manis dan membalas sapaanku. "Ecchhhhhm kamu Budi..Tante mau kekantor..Kamu mau ke kampus ya..?"Tante Yanti balik bertanya. "Iyyya nih tante...masuk jam delapan kalau gitu gimana kalau tante saya anter dulu kekantor kebetulan saya bawa helm satu lagi.."kataku sambil menawarkan jasa dan berharap Tante Yanti tidak menolak ajakanku. "Ohhchchh..nggak usah deh nanti kamu terlambat sampai kampus lho.."Suara Tante Yanti yang empuk dan lembut sesaat membuat penisku semakin menegang. "Nggakkk apa apa kok tante..lagian kampus saya kan sebenarnya dekat.."kataku sambil mataku selalu mencuri pandang keseluruh tubuhnya yang pagi itu mengenakkan bletzer dan celana panjang.Meski tertutup oleh pakaian yang rapi tapi aku tetap bisa melihat kemontokan payudaranya yang lekukannya tampak jelas. "Beneeeer nihhh Budi mau nganterin tante kekantor kalau gitu bolehlah tante bonceng kamu.."kata Tante Yanti sambil melangkahkan kakinya diboncengan sepeda motorku. Aku sempat agak terkejut karena cara membonceng tante yang seperti itu tapi bagaimanapun aku tetap diuntungkan karena punggungku bisa sesekali merasakan empuknya payudara tante yang memang sangat aku kagumi. Apalagi ketika melewati gundukan yang ada dijalan rasanya teteknya tante semakin tambah menempel dipunggungku pagi itu Tante Yanti aku anter sampai kekantornya lalu aku segera menuju kekampus dengan perasaan senang.Waktu itu hari sabtu kebetulan kuliahku libur tiba tiba telepon disebelah tempat tidurku berdering segera saja aku angkat dari seberang terdengar suara lembut seorang wanita. "Hellooo cowoo bisa bicara dengan Budi.." "Iiiyyya saya sendiri.."jawabku masih dengan tanda tanya karena merasa asing dengan suara ditelepon itu. "Selamat pagi Budi ini Tante Yanti..."aku benar benar kaget bercampur aduk. "Seee Selllamat Pa Gi tante..Wuuiiicchh tumben nelpon saya ada yang bisa saya bantu tante.."kataku agak gugup. "Pagi ini kamu ada acara nggak Bud..? kalau nggak ada acara datang kerumah tante ya bisa kan...?"pinta Tante Yanti dari ujung telepon. "Wuiiihhh..dengan senang hati tante nanti dechh sehabis mandi saya langsung ketempat tante.."jawabku kemudian sambil secara reflek tangan kiriku memegang kontolku yang mulai membesar karena membayangkan Lubang Memek Tante Yanti Enak Untuk Ngentot. "Okeee dechh kalau begitu Aku tunggu ya met pagi Budi sampai nanti yaaahh..."Suara lembut Tante Yanti yang bagiku sangat menggairahkan itu akhirnya hilang diujung telephone sana. Pagi itu aku benar benar senang mendengar permintaan Tante Yanti untuk datang ke rumahnya dan pikiranku nglantur kemana mana.Sementara tanganku masih saja mengelus elus kontolku yang makin lama makin membesar sambil membayangkan jika yang memegang kontolku itu adalah Tante Yanti.Karena hasratku sudah menggebu maka segera saja aku lampiaskan birahiku itu dengan onani menggunakan boneka didol montok yang aku beli beberapa bulan yang lalu. Aku bayangkan aku sedang bersetubuh dengan Tante Yanti yang sudah telanjang bulat sehingga payudaranya yang montok menunggu untuk dikenyut dan diremas mulut dan tanganku segera menyapu seluruh tubuh boneka itu. "Tanteee..Tubuhmu indah sekali payudaramu montok sekali tante..Accaah Ehszzz aawwhhh.."mulutku mulai merancau membayangkan nikmatnya ML dengan Tante Yanti. Karena sudah tidak tahan lagi segera saja batang penisku kumasukkan kedalam vagina didol itu Aku mulai melakukan gerakan naik turun sambil mendekap erat dan menciumi bibir boneka yang aku umpamakan sebagai Tante Yanti itu dengan penuh nafsu. "Ezzzhhhssmhs..nikmat sekali sayangggggg..."Kontolku semakin aku kayuh dengan cepat. "Tanteee nikmat sekali memekmu aacchhaah punyaku mau keluar sayanggg..."mulutku meracau ngomong sendiri sambil membayangkan tante Yanti. Akhirnya tak lama kemudian kontolku menyemburkan cairan putih kental kedalam lubang vagina boneka itu lemas sudah tubuhku. Setelah beristirahat sejenak aku kemudian segera menuju kekamar mandi untuk membersihkan kontol dan tubuhku. Saat jarum jam sudah menunjuk keangka 9 lebih dikit Aku sudah selesai mandi dan berdandan dan tak lupa memkai parfume hugo boss kegemaranku. Lalu sekaranglah saatnya yang tepat berangkat ketempat Tante Yanti Aku sudah nggak tahan pingin lihat kemolekan tubuhmu dari dekat sayang gumamku dalam hati. Kulangkahkan kakiku menuju rumah Tante Yanti yang hanya berjarak 85 meter aja dari rumahku sampai dirumah Janda Kesepian Tante Yanti itu segera saja aku ketuk pintunya. "Yaaaachhhh..sebentar..."sahut suara seorang wanita dari dalam yang tak lain adalah Tante Yanti si Ratu Ngentot. Setelah pintu dibuka mataku benar benar dimanjakan oleh tampilan sosok Tante Yanti yang aduhai dan berdiri persis dihadapanku. Pagi itu tante mengenakan celana street hitam dipadu dengan atasan kaos ketat berwarna merah dengan belahan lehernya yang agak kebawah.Sehingga nampak jelas belahan yang membatasi kedua payudaranya yang memang montok luar biasa Tante Yanti kemudian mengajakku masuk kedalam rumahnya dan menutup serta mengunci pintu kamar tamu Aku sempat dibuat heran dengan apa yang dilakukan janda itu. "Ada apa sicch tante kok pintunya harus ditutup dan dikunci segala.."tanyaku penasaran. Senyuman indah dari bibir sensual Tante Yanti mengembang sesaat mendengar pertanyaanku. "Ooohhh..biar aman aja kan aku mau ajak kamu kekamar tengah biar lebih rilek ngobrolnya sambil nonton televisi jawab Tante Yanti seraya menggandeng tanganku mengajak keruangan tengah. Sebenarnya sudah sejak didepan pintu tadi penisku tegang karena terangsang oleh penampilan Tante Yanti malahan kali ini tangan halusnya menggenggam tanganku sehingga kontolku nggak bisa diajak kompromi karena semakin besar aja.Diruang tengah terhampar karpet biru dan ada dua bantal besar diatasnya sementara diatas meja sudah disediakan minuman es sirup berwarna merah Kami kemudian duduk berdampingan. "Ayyyooo Bud diminum dulu sirupnya..."kata Tante Yanti padaku sambil tersenyum genit Aku kemudian mengambil gelas dan meminumnya. "Budi..Kamu tahu nggak kenapa aku minta kamu datang kesini..?"tanya Cerita Sex Tante Yanti sambil tangan kanan beliau memegang pahaku hingga membuatku terkejut dan agak gugup dikittt. "Emmmhhhmmm Enggg Nggak tau tante..."jawabku. "Begini..Tante sebenarnya butuh teman ngobrol maklumlah anak anak tante sudah jarang sekali pulang karena kerja mereka diluar kota dan harus sering menetap disana jadinya ya Kamu tahu sendirikan tante kesepian kira kira kamu mau nggak jadi teman ngobrol tante nggak harus setiap hari kok.."kata Tante Yanti seperti mengiba. Dalam hati aku senang karena kesempatan untuk bertemu dan berdekatan dengan tante akan terbuka luas angan angan untuk menikmati pemandangan indah dari tubuh janda itu pun tentu akan menjadi kenyataan. "Kalau sekiranya saya dibutuhkan yaaahh boleh boleh aja sih tante..justru saya senang bisa ngobrol sama tante biar saya juga ada teman bahkan bila perlu setiap hari juga nggak apa kok..."kataku. Tante tersenyum mendengar jawabanku akhirnya kami berdua mulai ngobrol tentang apa saja sambil menikmati acara ditelevisi enjoi sekali apalagi ditambah bau wangi parfume versace yang cetar membahana dari tubuh tante membuat angan anganku semakin melayang jauh. "Budi udara hari ini panas yaaa..Tante kepanasan nih Kamu kepanasan nggak...?"tanya Tante Yanti yang kali ini sedikit manja. "Ochhhh iyyaa ya tante panas banget padahal kipas anginnya sudah dihidupin.."jawabku sambil sesekali mataku melirik buah dada tante yang agak menyembul seakan ingin meloncat dari kaos yang menutupinya. Mata Tante Yanti terus menatapku hingga membuatku sedikit grogi meski sebenarnya birahiku sedang menanjak tanpa kuduga tangan tante memegang kancing bajuku. "Kalau panas mahh dilepas aja atuhh ya Bud biar cepet adem.."kata Tante Yanti sembari membuka satu persatu kancing bajuku dan melepaskannya hingga aku telanjang dada. Aku saat itu benar benar kaget dengan apa yang dilakukan tante padaku dan aku pun hanya bisa diam terbengong bengong Aku tambah terheran heran lagi dengan sikap Tante Yanti pagi itu yang memintaku untuk membantu melepaskan kaos ketatnya busyett dahh. "Budi tolongin tante dong lepasin kaos tante habis panas sih.."pinta Tante Yanti dengan suara yang manja tapi terkesan menggairahkan. Dengan sedikit gemetaran karena tak menyangka akan pengalaman nyataku ini aku lepas kaos ketat berwarna merah itu dari tubuh Tante Yanti dan apa yang berikutnya aku lihat sungguh membuat darahku berdesir dan penisku semakin tegang membesar serta jantung berdetak kencang.Payudara Tante Yanti yang besar tampak nyata di depan mataku tanpa terbungkus kutang dua gunung indah milik janda itu tampak kencang dan padat sekali. "Kenapa Budi kok tiba tiba diam...?"tanya Tante Yanti padaku. "Oohhh Emmm Nggak apa apa kok tante..."jawabku spontan sambil menundukkan kepala. "Alahhhh enggak usah pura pura Aku tahu kok apa yang sedang kamu pikirkan selama ini Tante sering memperhatikan kamu Budi sebenarnya sudah lama pingin ini tante kan...?"kata tante sambil meraih kedua tanganku dan meletakkan telapak tanganku dikedua buah dadanya yang montok. "Emmmm Tante Sa Ya Ee..."aku seperti tak mampu menyelesaikan kata kataku karena gugup apalagi tubuh Cerita Dewasa Tante Yanti semakin merapat ketubuhku. "Bud Remas susuku ini sayang..eehm lakukan sesukamu ggak usah takut takut sayang Aku sudah lama ingin menimati kehangatan dari seorang laki laki..."rajuk Tante Yanti sembari menuntun tanganku meremas payudara montoknya. Sementara kegugupanku sudah mulai dapat dikuasai Aku semakin memberanikan diri untuk menikmati kesempatan langka yang selama ini hanya ada dalam angan anganku saja.Dengan nafsu yang membara susu Tante Yanti aku remas remas sementara bibirku dan bibirnya saling berpagutan mesra penuh gairah.Entah kapan celanaku dan celana tante lepas yang pasti saat itu tubuh kami berdua sudah polos tanpa selembar kainpun menempel di tubuh permaianan kami semakin panas setelah puas memagut bibir tante mulutku seperti sudah nggak sabar untuk menikmati payudara montoknya. "Uukkkcchh..aacchhzzah..."Tante Yanti mendesah desah tatkala lidahku menjilat jilat ujung puting susunya yang berbentuk dadu. Aku permainkan puting susu yang munjung dan menggiurkan itu dengan bebasnya sekali kali putingnya aku gigit hingga membuat Tante Yanti menggelinjang merasakan kenikmat.Sementara tangan kananku mulai menggerayangi vagina yang sudah mulai basah Aku usap usap Bibir Vagina Tante Yanti dengan lembut hingga desahan desahan menggairahkan semakin keras dari bibirnya. "Budiii..nik..maat ssekali sayyaang..uuuuhh puasinlah tante sayang tubuhku adalah milikmu..."suara itu keluar dari bibir Tante Yanti Janda Montok itu. Aku menghiraukan ucapan tante karena sedang asyik menikmati tubuh moleknya perlahan setelah puas bermain main dengan payudaranya mulutku mulai kubawa kebawah menuju vagina Tante Yanti yang bersih terawat tanpa bulu dengan leluasa lidahku mulai menyapu vagina yang sudah basah oleh cairan. Aku sudah tudak sabar lagi Batang penisku yang sudah sedari tadi tegak berdiri ingin sekali merasakan jepitan vagina janda cantik nan montok itu akhirnya perlahan kumasukkan batang penisku kecelah celah vagina sementara tangan tante membantu menuntun tongkatku masuk ke jalannya kutekan perlahan dan aadddaaaawww. Suara itu keluar dari mulut Tante Yanti setelah penisku berhasil masuk kedalam liang senggamanya. Kupompa penisku dengan gerakan naik turun desahan dan erangan yang menggairahkanpun meluncur dari mulut tante yang sudah semakin panas birahinya. "Aaaaccchhh...aaxxch....aah terus sayang lebih dalam lagiii..aah nikkmmat.."Tante Yanti mulai menikmati permainan itu. Aku terus mengayuh penisku sambil mulutku melumat habis kedua buah dadanya yang montok mungkin sudah 23 menitan kami bergumul Aku merasa sudah hampir sampai rasanya aku sudah tidak tahan lagi batang kemaluanku sudah nyaris menyemprotkan cairan sperma. "Tanteeee punyaku sudah mau keluar..."kataku "Tahannn sebbbentar sayang Aku jugaaa mmau sampai aaaach..."akhirnya Tante Yanti tidak tahan lagi. Kamipun mengeluarkan cairan kenikmatan secara hampir bersamaan banyak sekali air mani yang aku semprotkan kedalam Liang Senggama Tante Yanti hingga kemudian kami kecapekan dan berbaring diatas karpet biru. "Terima kasih Budi..Tante puas dengan permainan ini Kamu benar benar jantan Kamu nggak nyeselkan tidur dengan tante..?"tanya beliau padaku. Aku tersenyum sambil mencium kening janda itu dengan penuh sayang. "Aku sangat senang tante tidak kusangka tante memberikan kenikmatan ini padaku karena sudah lama sekali aku berangan angan bisa menikmati tubuh tante yang montok ini.."kataku dan Tante Yanti tersenyum senang mendengar jawabanku tersebut. "Budi sayanggg mulai saat ini kamu boleh tidur dengan tante kapan saja karena tubuh tante sekarang adalah milikmu tapi kamu juga janji lho kalau tante kepingin Budi temani tante yahhh..."kata Tante Yanti kemudian. Aku tersenyum dan mengangguk tanda setuju dan kami pun mulai saling merangsang dan bercinta untuk yang kedua kalinya dengan nafsu yang lebih dasyat lagi itulah perjalanan nafsu sesatku yang aku aku kasih judul Cerita Janda Tante Yanti Tentang Ngentot.
Share this article :

Blog SEO Ini Di Kunjungi Sebanyak:

Label

Entri Populer

 
Support : Google | Alexa Rank | Yahoo
Proudly powered by Blogger
Copyright © 18 September 2011. Cerita Sex Indonesia|Kisah Mesum|Cerita Dewasa - All Rights Reserved
Template Editing By Metal Published by Cerita Sex Indonesia