Home » » TANTE BERTHA JUDES

TANTE BERTHA JUDES

Written By Amang Berangas on Rabu, 30 Oktober 2013 | 9:26:00 PM

Cerita Dewasa
Tante Bertha Judes ini yang cocok aku rasa judul Ceritaku kali ini dan ini aku anggap yang terpantas karena dengan kejudesannya aku bisa mersakan memek dari tanteku sendiri coba kalian baca. Aku punya Tante istri dari omku Tante Bertha namanya berumur 27 tahun orangnya sangat cantik dan mempunyai tubuh yang mungil tapi padat pantatnya bebar benar montok dengan pinggang yang ramping dan perut yang datar maklum mereka belum mempunyai anak biarpun sudah kawin hampir 3 tahun. Akan tetapi Tante Bertha yang cantik itu orangnya sangat jutex dan dapat gelar Tante Bertha Judes dia tidak memandang mata keluargaku maklum kami hanya biasa biasa saja sedangkan Tante Bertha datang dari keluarga yang sangat kaya dikota Palankaraya dia hanya 2 bersaudara sedangkan adik dari Tante Bertha berumur 22 tahun namanya Mbak Henny masih kuliah di ITB dan tinggal dirumah Tante Bertha juga. Selama aku berada dirumah om ku ini hampir setiap hari Tante Bertha mengomel saja karena dia memang sangat benci kalau aku menginap dirumah mereka.Disamping aku memang termasuk anak yang bandel biarpun secara postur tubuh aku sudah kelihatan sangat dewasa karena tinggi badanku 177 cm dengan tubuh yang berotot Tante Bertha curiga saja dan menganggap aku sering menerima duit dari om ku pada hal sangat jarang om ku itu memberi aku duit. Saat ini aku nginap dirumah mereka sebenarnya hanya terpaksa saja karena aku sedang berlibur diJakarta dan ibuku memberitahukan kepada om ku yang memaksa aku tinggal dirumahnya.Hari ini entah mengapa aku merasa suntuk banget sendirian kemarin sore sebelum om ku pulang dari kantor Tante Bertha marah marah dan menunjukan muka cemberut terhadapku.Dan aku saat itu berada rumah yang dalam keadaan sepi om sudah pergi kekantor Mbak Henny adik Tante Bertha sedang pergi kuliah Mbok Sinah lagi pergi ke pasar dan Tante Bertha katanya mau pergi ke arisan tadi sebelum pergi dengan nada yang setengah membentak Tante Bertha menyuruh saya menjaga rumah. Dari pada bete sendiri mending nonton Video Bokep aja dikamar pikirku TV mulai kunyalakan kuambil Film Dvd Bokep Terbaru yang kemarin kupinjam ditempat persewahan dekat rumah.Adegan adegan panas nampak dilayar mendengar desahan desahan artis Video Bokep yang cantik dan bahenol tersebut membuat aku terangsang.Dengan lincahnya tanganku melucuti celana beserta celana dalamku sendiri.Burungku yang sedari tadi tegak mengacung kukocok perlahan Film Video Bokep Streaming Terbaru yang kutonton itu cukup panas sehingga aku menjadi semakin bergairah.Kutanggalkan pakaian yang masih melekat akhirnya tubuhku tanpa ada penutup sekalipun.Kocokan tanganku semakin cepat seiring dengan makin panasnya adegan yang kutonton kurasakan ada getaran dalam kontolku yang ingin meyeruak keluar Aku mau orgasme. Tapi tiba tiba "Victorrrr...apa yang kamu lakukan...!!!"teriak sebuah suara yang aku kenal. "Ooooohh...Tanteee.."aku kaget setengah mati dan sangat bingung sekali saat itu tak kusangka Tante Bertha yang katanya mau pergi arisan bisa kembali secepat itu.Tanpa sadar aku bangkit berdiri dan kudekati Tante Bertha yang cantik tapi judes itu yang masih berdiri dalam keadaan kaget dengan mata membelalak melihat keadaanku yang telanjang bulat dengan penisku yang panjang dan besar dalam keadaan tegang itu.Lalu tiba tiba entah setan mana yang mendorongku secara refleks saja aku menyergap dan mendekap tubuh Tante Bertha yang mungil padat itu.Badannya yang mungil dan tingginya yang hanya sampai sebahu dariku kubekap dengan kuat Cerita Dewasa dan kutarik agak keatas sehingga Tante Bertha hanya berdiri dengan ujung jari kakinya saja dengan kepala agak tertengadah keatas karena kaget dengan cepat kucium dan kulumat bibir tipisnya yang seksi. "Eeeehhhh..ppppfffff.."badan Tante Bertha seketika mengejang dan agak menggeliat menerima perlakuan yang tidak pernah dia sangka akan berani aku lakukan itu dan sesaat kemudian dia mulai memberontak dengan hebat sehingga ciumanku terlepas. "Victorrr..jangan kurang ajar berani benar kau ini ingat Toorr Aku ini istri om mu Cepat lepas nanti kulaporkan kau ke om mu....!!" teriak Tante Bertha dengan suara garang mencoba mengancamku. Aku tak lagi peduli salah Tante Bertha sendiri sih orang mau orgasme kok diganggu dengan buasnya aku jilat belakang telinga dan tengkuknya kedua payudaranya yang biarpun tidak terlalu besar tapi padat itu langsung kuramas ramas dengan buas sampai Tante Bertha menjerit jerit.Disamping nafsuku yang memang sudah menggila itu ada juga rasa ingin balas dendam dan mau mengajar adat padanya atas perlakuan dan pandangannya yang sangat menghina padaku. Dia mencoba berteriak tapi dengan cepat aku segera menciumnya lagi Ada kali 12 menit aku melakukan hal itu sementara Cerita Sex Tante Bertha terus meronta ronta dan mengancamku serta mencaci maki entah apa saja yang dikatakannya aku sudah tidak memperdulikannya lagi Aku terus menyerangnya dengan buas dan mengelus elus dan meramas ramas seluruh tubuhnya sambil terus mencium mulutnya dengan rakus.Dia tidak dapat melepaskan diri dari dekapanku karena memang tubuhku yang tinggi 177 cm dengan badan yang atletis dan berotot tidak sebanding dengan tubuh Tante Bertha yang 160 cm dan mungil itu. Akibat seranganku yang bertubi tubi itu lama kelamaan kurasakan tidak ada lagi perlawanan dari Tante Bertha entah karena dia sudah lelah atau mungkin dia mulai terangsang juga.Merasa sudah tidak ada perlawanan lagi dari Tante Bertha penisku yang panjang dan besar yang sudah sangat tegang itu kugosok gosok pada perutnya dan kemudian kuraih tangannya yang mungil dan kuelus elus kepenisku tangan mungilnya kugosok gosok mengocok penisku yang mulai mengeras tubuhnya terasa mengejang akan tetapi kedua matanya masih terpejam dan tidak ada perlawanan darinya. Kemudian ketika dengan perlahan kubuka baju Tante Bertha dia dengan lemah masih mencoba menahan tanganku akan tetapi tanganku yang satu mengunci kedua tangannya dan tanganku yang lain membuka satu demi satu kancing kancing blusnya dan perlahan lahan mempertontonkan keindahan tubuh dibalik kain itu Setelah berhasil membuka blus dan BHnya kuturunkan ciumanku menuju kepayudara Tante Bertha yang padat berisi. "Tooorr..aaammmpuunn..Toorr..iiii..iiingaaatttt Tooorrr.." Kucium dan kulumat putingnya yang berwarna kecoklatan itu terkadang kugigit dan kupuntir putingnya sementara kusingkap roknya dan jari jariku mulai mengelus elus Memeknya yang masih tertutup celana dalam. "Aaaiiiiiiiii..ooohhhhhhh..aaaagggghh..zzhhhhhzzssssshhhhhhh..Toooorr.."akibat perlakuanku itu kayaknya Tante Bertha mulai terangsang juga itu terasa dari tubuhnya yang mengejang kaku dan dengusan nafasnya makin terdengar kuat Aku makin memperhebat seranganku dan tiba tiba tubuh tante Ida bergetar dengan kuat dan "Aaaannzzrriittthhhhhh..Toooorr..jaaddjaaa..angaaannn Tooorr iiii..ngaaaatttt..Tooorr..oooohhhhhhh aaaaggggghhh aaaaggghhh aaaaggggggggghhhhh". Akhirnya disertai tubuhnya yang mengejang dan menggeliat geliat kuat serta kedua tangannya mendekap punggung kucairan dari Memek Tante Bertha membasahi celana dalamnya sekalian jemariku. Setelah masa orgasmenya berlalu terasa badan Tante Bertha melemas terkulai dalam dekapanku dan kedua matanya masih terpejam rapat entah perasaan apa yang sedang bergelora dalam tubuhnya puas malu atau putus asa akibat perlakuanku terhadapnya sehingga dia mencapai orgasme itu tarikan nafasnya masih terengah engah. Kami terdiam sejenak sementara tubuh Tante Bertha bersandar lemas dalam dekapanku dengan mata Jemari lentik Tante Bertha masih menggenggam penisku yang masih tegak mengacung. Akhirnya secara perlahan lahan kepala Tante Bertha menengadah keatas dan terlihat pandangan matanya yang sayu menatapk sehingga menambah kecantikan wajahnya dan secara lembut terdengar suaranya. "Oooohhhh..Toorr apa yang kau perbuat pada tantemu ini..Eeeehhmmm maafkan Victor tante..Victor lupa diri abis tante tadi masuk tiba tiba selagi Victor akan mencapai klimaks salah tante sendiri sihhh lagi pula tante amat cantik sihhh.."sahutku mencari cari alasan sekenanya. Sekarang kayaknya Tante Bertha sudah pasrah dan sambil tanganya masih menggenggam penisku katanya lagi "Tooorr punya kamu gede amat yaaaa..punya Om mu nggak sampai segede ini..". "Aaacchhhhh tante apa betull..?.."memang sih kontolku ini panjangnya 21 cm dan gede juga dengan kepalanya yang bulat besar apalagi kalau lagi sangat bernafsu begini jemari lentik Tante Bertha yang tadinya hanya menggenggam saja kini mulai memainkan kontolku dengan manja.Kayanya seperti mendapat mainan baru tangan Tante Bertha tak mau lepas dari situ "Taaannnnn..kok diiiii dii diamin aja dikocok dong Taannn biar enaaakkk..."kataku. "Tooorr..kamu keburu nafsu aja aaaaggghhh.."perlahan lahan kedua tanganku menekan bahu Tante Bertha sehingga tubuh Tante Bertha berjongkok dan sesaat kemudian kepalanya telah sejajar dengan selangkanganku. Lalu kedua tangannya segera menggenggam kontolku dan kemudian Tante Bertha mulai menjilati kepala penisku dengan lidahnya. Bergetar seluruh tubuhku menerima rangsang dari mulut Tante Bertha dijilatnya seluruh batang kontolku Kisah Seks mulai dari pangkal sampai ujung. Dan tak ada bagian yang terlewat dari sapuan lidahnya dikocoknya penisku didalam mulutnya tapi tak semuanya bisa masuk. Mungkin hanya separonya saja yang dapat masuk ke mulut Tante Bertha kurasakan dinding tenggorokan Tante Bertha menyentuh kepala penisku sungguh sensasi sangat luar biasa menjalar ke seluruh tubuhku cukup lama juga Tante Bertha mengulum kontol andalanku ini. Maka kurasakan batang kontolku mulai membesar dan makin mengeras dari dalam kurasakan ada sesuatu yang memaksa untuk keluar. Merasa aku akan keluar Tante Bertha semakin cepat mengocok batang kemaluanku "Taaannnnn..ah..aohh..taaannn Victorr mo keluar aaauuugghhhh taaannnn...". Akhirnya Criitt..creett..cruuuttt..crroott..Hampir sepuluh kali cairan itu menyembur dari ujung kontolku diminumnya.Air maniku pun dijilatinya semua sampai tak ada lagi cairan yang tersisa. Biarpun air maniku sudah keluar tetapi penisku tetap saja masih tegar meski tak seberapa keras lagi melihat itu Tante Bertha mencium cium kepala kontolku dan menjilat jilatnya hingga bersih. Kemudian kutarik berdiri tubuh Tante Bertha dan kudorong ke tempat tidur sehingga Tante Bertha terlentang diatas tempat tidur.Lalu dengan cepat kulucuti rok sekalian celana dalam merahnya sehingga sekarang Tante Bertha terlentang diatas tempat tidur dengan tubuhnya yang mungil tapi padat itu berada dalam keadaan telanjang bulat.Cerita Dewasa Tante Bertha hanya menatapku dengan pandangan yang sayu dan terlihat pasrah. Aku naik keatas tempat tidur dan kedua kakinya kupentang lebar lebar dan aku berjongkok diantara kedua pahanya yang terpentang membuka lebar kemaluannya yang telah licin siap untuk diterobos. Kupegang batang penisku dan kugosok gosok sepanjang bibir kemaluannya sambil kutekan tekan pelahan Merasakan gesekan gesekan lembut Vagina Tante Bertha penisku mulai mengeras kembali kuambil tangan Tante Bertha dan ku tempatkan pada batang penisku segera digengamnya. Lalu penisku dan diarahkan kelubang memeknya dengan sedikit gerakan menekan kepala penisku perlahan lahan mulai masuk setengah kelobang kemaluan Tante Bertha. Terasa lobang kemaluan Tante Bertha sangat sempit mencengkeram batang kemaluanku dinding kemaluan tante membungkus rapat batang kemaluanku kutekan lagi dan tubuh Tante Bertha menggeliat :Oooooocchhhhhh..Toooorr..beeee..beeeesaaarrrr..aaaaa..maaaattttt pe peeelaaan..pee..laaan Tooooorr..ooooccohhhh.."tante Ida merintih. Secara pelan dan hati-hati aku menekan batang kemaluanku makin dalam terus terus "ooohhhhhh..eeeenna..aaak benaaarrrr.."terasa jepitan kuat dinding kemaluan Tante Bertha yang menjepit rapat batang kemaluanku. Perasaanku terasa melayang layang dilanda kenikmatan yang tidak terlukisakan "Taaaaannnnn..oohhhhhh eeee..euuuuunnaaaakkkkkkkk taannnnn.." Dengan kedua paha yang terkangkang lebar lebar dan kedua tangannya berpegang pada pinggangku Tante Bertha memandangku dengan tatapan sayu terlihat sangat cantik dan menawan sehingga aku yang sedang bertumpu diatasnya perasaanku terasa menggila melihat dan merasakan wanita cantik dan ayu yang berbadan mungil tapi padat ini terlentang pasrah dibawahku menerima seluruh perlakuanku. Kugerakan perlahan lahan pinggulku menekan kebawah sehingga penisku terbenam makin dalam kelobang kemaluannya dalam dalam terus terus daannnn kemudian ujung kepala penisku terasa mentok. Sebab beberapa kali tubuh Tante Bertha mengejang ketika aku mencoba menekan lebih kuat aku kemudian mulai menarik keluar dan selanjutnya memompa keluar masuk. Dengan bersemangat aku mulai menaik turunkan tubuhku gerakan naik turun yang terkadang diselingi dengan gerakan memutar sungguh merupakan sensasi yang sangat luar biasa. Apalagi posisi kedua paha Tante Bertha terkangkang lebar-lebar membuat tikaman tikamanku terasa jauh didalam dasar lobang kemaluannya.Aku dapat melihat payudara tante Ida bergerak gerak keatas kebawah setiap kali aku menekan masuk penisku dalam dalam sehingga kedua selangkangan kami berhimpit Cerita Sex Indonesia rapat rapat.Kemudian kurasakan otot otot kemaluan Tante Bertha dengan kuat menyedot kontolku. Dan semakin lama kurasa semakin kuat saja kemaluan Tante Bertha menjepit kontolku sesekali kulihat wajah Tante Bertha nampak makin memerah menahan orgasme keduanya yang akan melandanya sebentar lagi. "Aaaaaaddduuuuuhhhh..Toooorr..Aaaagggghhhhhh..Oouggg hhaa..hhaa Toooorr..taaannnn teeeee maaaaaauuuu keee..keeeeluaraarrrr lagi Tooorr..."laluuu Seeeeerrrr..kurasakan cairan hangat membasahi penisku. Sementara nafsuku sudah sangat memuncak menuntut penyelesaiannya aku sudah tidak bisa lagi bertindak halus tanpa banyak bicara segera saja kupompa pantatku dengan cepat dan gencar mendapat serangan yang agak kasar dan tiba tiba itu Tante Bertha menjerit jerit kesakitan.Meskipun lobang kemaluan Tante Bertha telah basah dan licin banget tapi tetap saja terasa seret untuk ukuran penisku yang besar. Tak kuhiraukan lagi suara Tante Bertha yang menjerit jerit kesakitan yang ada dipikiranku saat itu adalah aku ingin segera mengakhiri permainan ini dan merasakan nikmat yang akan datang padaku. Kurasakan otot otot penisku mulai berdenyut denyut dengan kerasnya ada sesuatu yang berusaha untuk keluar dari batang penisku kucoba untuk menahannya selama mungkin agar tidak segera keluar tapi jepitan dinding kemaluan Tante Bertha akhirnya meruntuhkan pertahananku. "Aaaaaawwwuuddddduuhhhh..taaannnnnn..teeeeeoooooohhhhh..."keluhan panjang penuh kenikmatan keluar dari mulut ku disertai dengan criitt..cruutt..creeetttt..semburan maniku menyemprot dengan kuat mengisi relung relung terdalam lobang kemaluan Tante Bertha. Kemudian badanku tertelungkup lemas menidih badan mungi Tante Bertha sementara kuubiarkan penisku tetap didalam Kemaluan Tante Bertha untuk merasakan sisa sisa orgasmeku. Kurasakan kemaluan Tante Bertha tetap saja berdenyur denyut meski tak sekuat tadi. "Taannnn...terima kasih ya..udah mau temenin Victor main...."kataku dengan manja "Kamu tuh Torrr..kalau lagi nafsu jangan main maksa dong..masak tantemu sendiri kamu perkosa juga..hhiiiihhhh..tante..tapi tante senang juga kaannnn..Iiiyaaa siiieehhh.."kata Tante Bertha malu malu kucing. Sejak saat itu sikap Tante Bertha terhadapku berobah seratus persen biarpun sikap kami ini tetap terjaga dihadapan om dan adik Tante Bertha.Aku dan Tante Bertha sering berhubungan sex bersama kalau rumah lagi sepi aku makin merasa sayang saja terhadap Tante Bertha apalagi Tante Bertha melayani nafsu sexku dengan rela dan sepenuh hati itu Kisah Mesum yang aku tulis kali ini tapi senagja aku kasih judul yang lebih normal yaitu Tante Bertha Judes.
Share this article :

Blog SEO Ini Di Kunjungi Sebanyak:

Label

Entri Populer

 
Support : Google | Alexa Rank | Yahoo
Proudly powered by Blogger
Copyright © 18 September 2011. Cerita Sex Indonesia|Kisah Mesum|Cerita Dewasa - All Rights Reserved
Template Editing By Metal Published by Cerita Sex Indonesia