Home » » MBAK VERA WANITA ALIM BERJILBAB

MBAK VERA WANITA ALIM BERJILBAB

Written By Amang Berangas on Selasa, 27 Mei 2014 | 11:20:00 PM

MBAK VERA WANITA ALIM BERJILBAB
MBAK VERA WANITA ALIM BERJILBAB
Mbak Vera Wanita Alim Berjilbab Aku merasa diriku ini adalah manusia yang sangat besar salahnya bagaimana tidak tanteku istri dari pamanku sendiri pernah aku genjot dan itu awalnya tak pernah aku bayangkan sebelumnya berikut kisah lengkapnya tentang Ngentot Dengan Tante Sendiri.Kala itu paman ditugaskan ke bandung selama tiga minggu aku diminta untuk terkadang menjenguk Mbak Vera karena ia adalah istri kesayangan paman kesempatan untuk mendapatkan apa yang kuinginkan.Aku tahu paman adalah seorang pria yang gairah seksnya tinggi itu juga alasan dia mampu melayani keempat istrinya maka pastilah Mbak Vera yang sudah ditinggal seminggu dan tidak merasakan belaian suaminya merasa rindu pada belaian laki laki biarlah aku yang melayaninya huhuuuhueh. Sampai dirumahnya aku menemukan ruang depan kosong siang begini pasti Mbak Vera menunggu warungnya di ruangan kecil dibelakang warung.Ruangan itu berisi ranjang yang biasa digunakan untuk berbaring jika menunggu warung mungkin Mbak Vera sedang tidur disana aku berjingkat agar langkahku tak kedengaran.Sampai di ruangan itu kbenar ulihat Mbak Vera tidur.Posisi tidur Mbak Vera telentang dan Mbak Vera hanya memakai jubah merah muda yang tipis dan jilbab berbahan kaus yang tersingkap jubahnya sudah terangkat sampai di pangkal pahanya sehingga agak terlihat celana dalam mininya yang dikenakannya berwarna putih tipis sehingga Terlihat Belahan Memek Mbak Vera yang ditutupi oleh rambut hitam halus kecoklat coklatan.Buah dada Mbak Vera yang montok dan padat itu terlihat samar samar di balik jubah coklat susunya yang tipis naik turun dengan teratur Jilbabnya yang tersingkap tak mampu menutupinya.Walaupun dalam posisi telentang tapi buah dada Mbak Vera terlihat mencuat ke atas dengan putingnya yang kecil nampak jelas melihat pemandangan yang menggairahkan itu aku benar benar terangsang hebat dengan cepat kemaluanku langsung bereaksi menjadi keras dan berdiri dengan gagahnya siap tempur.Perlahan lahan kuberjongkok di samping tempat tidur dan tanganku secara hati hati menarik jubah Mbak Vera semakin keatas sehingga celana dalamnya semakin jelas terlihat.Kemudian tanganku kuletakkan dengan lembut pada Belahan Vagina Mbak Vera yang mungil itu yang masih ditutupi dengan celana dalam.Perlahan lahan tanganku mulai mengelus elus kemaluan wanita alim yang montok itu dan juga bagian paha atasnya yang benar benar licin putih mulus dan sangat merangsang.Terlihat Mbak Vera agak bergeliat dan mulutnya agak tersenyum mungkin wanita berjilbab ini mimpi sedang becinta dengan paman.Aku melakukan kegiatanku dengan hati hati takut Mbak Vera terbangun perlahan lahan kulihat bagian celana dalam Mbak Vera yang menutupi kemaluannya mulai terlihat basah rupanya Mbak Vera Wanita Berkerudung sudah mulai terangsang juga.Dari mulutnya terdengar suara mendesis perlahan dan badannya menggeliat geliat perlahan lahan aku makin tersangsang melihat pemandangan itu.Cepat cepat kubuka semua baju dan celana dalamku sehingga sekarang aku bertelanjang bulat.Kontolku yang 19 cm itu telah berdiri kencang menganguk angguk mencari mangsa Dan aku membelai belai buah dadanya dia masih tetap tertidur saja Aku tahu bahwa puting dan Klitoris Mbak Vera Wanita Berhijab tempat paling suka dicumbui karena aku sering mengintip saat paman dan Mbak Vera ngeseks.Lalu tanganku yang satu mulai gerilya di daerah memeknya kemudian perlahan lahan aku menggunting CD mini Mbak Vera dengan gunting yang terdapat di sisi tempat tidur wanita alim yang montok ini.Sekarang kemaluan Mbak Vera terpampang dengan jelas tanpa ada penutup lagi perlahan lahan kedua kaki Mbak Vera kutarik melebar sehingga kedua pahanya yang montok dan putih terpentang.Dengan hati hati aku naik ke atas tempat tidur dan bercongkok di atas Mbak Vera kedua lututku melebar di samping pinggul Mbak Vera dan kuatur sedemikian rupa supaya tidak menyentuh pinggul Mbak Vera.Tangan kananku menekan pada kasur tempat tidur tepat di samping tangan Mbak Vera sehingga sekarang aku berada dalam posisi setengah merangkak di atas wanita berjilbab montok ini.Tangan kiriku memegang batang kontolku perlahan lahan kepala kontolku kuletakkan pada belahan Bibir Vagina Mbak Vera yang telah basah itu kepala kontolku yang besar itu kugosok gosok dengan hati hati pada Kelentit Mbak Vera.Terdengar suara erangan perlahan dari mulut Mbak Vera dan badannya agak mengeliat tapi matanya tetap tertutup akhirnya kutekan perlahan-lahan kepala kemaluanku membelah bibir kemaluan Mbak Vera.Sekarang kepala kemaluanku terjepit di antara Bibir Memek Mbak Vera dari mulut Mbak Vera tetap terdengar suara mendesis perlahan akan tetapi badannya kelihatan mulai gelisah.Aku tidak mau mengambil resiko sebelum Mbak Vera sadar aku sudah harus menaklukan kemaluan Mbak Vera dengan menempatkan posisi kontolku di dalam Lubang Memek Wanita Berhijab yang menggairahkan ini.Sebab itu segera kupastikan letak kontolku agar tegak lurus pada kemaluan Mbak Vera dengan bantuan tangan kiriku yang terus membimbing kontolku kutekan perlahan lahan tapi pasti pinggulku ke bawah sehingga kepala kontolku mulai menerobos ke dalam Lubang Memek Mbak Vera.Kelihatan sejenak kedua paha Mbak Vera bergerak melebar seakan akan menampung desakan kontolku ke dalam lubang kemaluanku badannya tiba tiba bergetar menggeliat dan kedua matanya mendadak terbuka terbelalak bingung memandangku yang sedang bertumpu di atasnya.Mulutnya terbuka seakan akan siap untuk berteriak dengan cepat tangan kiriku yang sedang memegang kontolku kulepaskan dan buru buru kudekap mulut Mbak Vera agar jangan berteriak.Karena gerakanku yang tiba tiba itu posisi berat badanku tidak dapat kujaga lagi akibatnya seluruh berat pantatku langsung menekan ke bawah sehingga tidak dapat dicegah lagi kontolku menerobos masuk ke dalam lubang kemaluan Mbak Vera dengan cepat.Badan Mbak Vera Wanita Berjilbab itu tersentak ke atas dan kedua pahanya mencoba untuk dirapatkan sedangkan kedua tangannya otomatis mendorong ke atas menolak dadaku.Dari mulutnya keluar suara jeritan tapi tertahan oleh bekapan tangan kiriku Aauuhhmm aauuhhmm hhmm desahnya tidak jelas kemudian badannya mengeliat geliat dengan hebat kelihatan Mbak Vera sangat kaget dan mungkin juga kesakitan akibat kontolku yang besar menerobos masuk ke dalam kemaluannya dengan tiba tiba.Meskipun Mbak Vera meronta ronta akan tetapi bagian pinggulnya tidak dapat bergeser karena tertekan oleh pinggulku dengan rapat karena gerakan gerakan Mbak Vera dengan kedua kaki Mbak Vera yang meronta ronta itu kontolku yang telah terbenam di dalam memek Mbak Vera terasa dipelintir pelintir dan seakan akan dipijit pijit oleh otot otot dalam Memek Mbak Vera Wanita Alim yang montok ini hal ini menimbulkan kenikmatan yang sukar dilukiskan.Karena sudah kepalang tanggung maka tangan kananku yang tadinya bertumpu pada tempat tidur kulepaskan sekarang seluruh badanku menekan dengan rapat ke atas badan Mbak Vera kepalaku kuletakkan di samping kepala Mbak Vera sambil berbisik kekuping Mbak Vera Mbaak mbaak ini aku Hans Tenang mbaak sshheett shhett bisikku.Tanteku yang alim namun montok ini masih mencoba melepaskan diri tapi tidak kuasa karena badannya yang mungil itu teperangkap di bawah tubuhku sambil tetap mendekap mulut Mbak Vera aku menjilat jilat kuping Mbak Vera dari luar jilbab kausnya dan pinggulku secara perlahan lahan mulai kugerakkan naik turun dengan teratur.Perlahan lahan badan Mbak Vera yang tadinya tegang mulai melemah kubisikan lagi ke kuping Mbak Vera Mbaak tanganku akan kulepaskan dari mulut Mbak Vera asal Mbak Vera janji jangan berteriak yaa Perlahan lahan tanganku kulepaskan dari mulut Mbak Vera.Kemudian Mbak Vera berkata Hans apa yang kau perbuat ini kamu telah memperkosa Mbak Vera.Aku diam saja tidak menjawab apa apa hanya gerakan pinggulku makin kupercepat dan tanganku mulai memijit mijit buah dada Mbak Vera yang masih tertutup jubah tipis terutama pada bagian putingnya yang sudah sangat mengeras.Jilbabnya yang tersibak Cerita Dewasa semakin membuat wajahnya nampak semakin menggairahkan rupanya meskipun wajah Mbak Vera masih menunjukkan perasaan marah akan tetapi reaksi badannya tidak dapat menyembunyikan perasaannya yang sudah mulai terangsang itu.Melihat keadaan Mbak Vera ini tempo permainanku kutingkatkan lagi akhirnya dari mulut wanita alim berjilbab itu terdengar suara Oohh oohh sshh sshh eemm eemm Hansss.Dengan masih melanjutkan gerakan pinggulku perlahan lahan kedua tanganku bertumpu pada tempat tidur sehingga aku sekarang dalam posisi setengah bangun seperti orang yang sedang melakukan push up.Dibawahku terlihat seorang wanita yang alim dan berjilbab sudah tersingkap jilbabnya dan semakin bergairah kusodok sodok dengan kontol besarku. Dalam posisi ini kontolku menghujam kemaluan Mbak Vera dengan bebas melakukan serangan serangan langsung ke dalam Lubang Memek Mbak Vera kepalaku tepat berada di atas kepala Mbak Vera yang tergolek di atas kasur.Kedua mataku menatap ke bawah ke dalam mata Mbak Vera yang sedang meram melek dengan sayu dari mulutnya tetap terdengar suara mendesis desis selang sejenak setelah merasa pasti bahwa Mbak Vera telah dapat kutaklukan aku berhenti dengan kegiatanku.Setelah mencabut kontolku dari dalam memek Mbak Vera aku berbaring setengah tidur di samping Mbak Vera sebelah tanganku mengelus elus buah dada Mbak Vera terutama pada bagian putingnya dari balik jubahnya.Eehh Hans kenapa kau lakukan ini kepada tantemu katanya sebelum menjawab aku menarik badan Mbak Vera menghadapku dan memeluk badan montoknya dengan hati hati tapi lengket ketat ke badan.Bibirku mencari bibirnya dan dengan gemas kulumat habis woowww sekarang wanita alim itu menyambut ciumanku dan lidahnya ikut aktif menyambut lidahku yang menari nari di mulutnya.Selang sejenak kuhentikan ciumanku itu sambil memandang langsung ke dalam kedua matanya dengan mesra aku berkata Mbaak sebenarnya aku sangat sayang sekali sama Mbak Vera sangat cantik lagi ayu. Sambil berkata itu kucium lagi bibirnya selintas dan melanjutkan perkataanku setiaap kali melihat Mbak Vera bermesrahan dengan paman aku kok merasa sangat cemburu seakan akan Mbak Vera adalah milikku jadi Mbak Vera jangan marah yaa kepadaku ini kulakukan karena tidak bisa menahan diri ingin memiliki Mbak Vera seutuhnya.Selesai berkata itu aku menciumnya dengan mesra dan dengan tidak tergesa gesa ciumanku kali ini sangat panjang seakan akan ingin menghirup napasnya dan belahan jiwanya masuk ke dalam diriku.Ini kulakukan agar dia semakin pasrah kuajak ngeseks karena sudah berhasil dengan beberapa orang cewek lainnya rupanya Mbak Vera akhirnya takluk sehingga pelukan dan ciumanku itu dibalasnya dengan tidak kalah mesra juga.Beberapa lama kemudian aku menghentikan ciumanku dan aku pun berbaring telentang di samping Mbak Vera sehingga Mbak Vera dapat melihat keseluruhan badanku yang telanjang itu iiih gede banget barang kamu Hans itu sebabnya tadi Mbak Vera merasa sangat penuh dalam badan Mbak Vera katanya mungkin punyaku lebih besar dari punya paman.Lalu aku mulai memeluknya kembali dan mulai menciumnya ciumanku mulai dari mulutnya turun ke pangkal lehernya yang tidak tertutup jilbab sembari perlahan kubuka kancing jubahnya sampai perut.Woooooow Aku tidak percaya dengan apa yang kulihat Sepasang buah dada yang putih dan sangat montok putingnya yang merah sudah mengeras segera mulutku melumat lumat dan menghisap hisap kedua buah dadanya terutama pada kedua ujung putingnya berganti ganti kiri dan kanan.Sementara aksiku sedang berlangsung badan tanteku yang selalu berjilbab dan berjubah lebar ini menggeliat geliat kenikmatan dari mulutnya terdengar suara mendesis desis tidak hentinya aksiku kuteruskan ke bawah turun ke perutnya yang ramping datar dan mulus Maklum Mbak Vera belum pernah melahirkan.Bermain main sebentar disini kemudian turun makin ke bawah menuju sasaran utama yang terletak pada lembah di antara kedua paha yang putih mulus itu.Pada bagian Vagina Mbak Vera mulutku dengan cepat menempel ketat pada kedua bibir kemaluannya dan lidahku bermain main ke dalam lubang memeknya Mencari cari dan akhirnya menyapu serta menjilat gundukan daging kecil pada bagian atas lubang kemaluannya segera terasa badan wanita montok berjilbab itu bergetar dengan hebat dan kedua tangannya mencengkeram kepadaku menekan ke bawah disertai kedua pahanya yang menegang dengan kuat keluhan panjang keluar dari mulutnya Oohh Hanssss oohh eunaakk Hans.Sambil masih terus dengan kegiatanku itu perlahan lahan kutempatkan posisi badan sehingga bagian pinggulku berada sejajar dengan kepala Mbak Vera dan dengan setengah berjongkok Posisi batang kemaluanku persis berada di depan kepala Mbak Vera.Rupanya Mbak Vera maklum akan keinginanku itu karena terasa batang kemaluanku dipegang oleh tangan Mbak Vera dan ditarik ke bawah kini terasa kepala kontol menerobos masuk di antara daging empuk yang hangat.Ketika ujung lidah Mbak Vera mulai bermain main di seputar kepala kontolku suatu perasaan nikmat tiba tiba menjalar dari bawah terus naik ke seluru badanku sehingga dengan tidak terasa keluar erangan kenikmatan dari mulutku Membayangkan seorang wanita berjilbab mengulum menyepong kontol besarku dengan penuh nafsu aku semakin bernafsu.Dengan posisi 69 ini kami terus bercumbu saling hisap mengisap jilat menjilat seakan akan berlomba lomba ingin memberikan kepuasan pada satu sama lain.Beberapa saat kemudian aku menghentikan kegiatanku dan berbaring telentang di samping Mbak Vera kemudian sambil telentang aku menarik Mbak Vera ke atasku sehingga sekarang wanita berjilbab itu tidur tertelungkup pasrah di atasku. Badan Mbak Vera dengan pelan kudorong agak ke bawah dan kembali kusibakkan keatas jubahnya kedua paha Mbak Vera kupentangkan kedua lututku dan pantatku agak kunaikkan ke atas sehingga dengan terasa kontolku yang panjang dan masih sangat tegang itu langsung terjepit di antara kedua Bibir Vagina Mbak Vera tersebut.Dengan suatu tekanan oleh tanganku pada pantat Mbak Vera yang tak kalah montok dengan buah dadanya dan sentakan ke atas pantatku maka kontolku langsung menerobos masuk ke dalam lubang kemaluan Mbak Vera.Amblas semua batangku aaauuuggh terdengar keluhan panjang kenikmatan yang terdengar jalang keluar dari mulut wanita alim yang montok itu aku segera menggoyang pinggulku dengan cepat karena kelihatan bahwa Mbak Vera sudah mau klimaks Mbak Vera tambah semangat juga ikut mengimbangi dengan menggoyang pantatnya dan menggeliat Cerita Sex geliat di atasku.Kulihat wajahnya yang cantik dibalut jilbab yang memberikan sensasi sendiri untukku matanya setengah terpejam sedang kedua buah dadanya yang montok sekali itu bergoyang-goyang liar di atasku.Ketika kulihat pada cermin besar di lemari kelihatan pinggul Mbak Vera yang sedang berayun ayun di atasku Batang Kontolku yang besar sebentar terlihat sebentar hilang ketika tanteku yang berjilbab itu bergerak naik turun di atasku.Hal ini membuatku jadi makin terangsang tiba tiba sesuatu mendesak dari dalam kontolku mencari jalan keluar hal ini menimbulkan suatu perasaan nikmat pada seluruh badanku.Kemudian air maniku tanpa dapat ditahan menyemprot dengan keras ke dalam lubang memek Mbak Vera yang pada saat bersamaan pula terasa berdenyut denyut dengan kencangnya disertai badannya yang berada di atasku bergetar dengan hebat dan terlonjak lonjak.Kedua tangannya mendekap badanku dengan keras pada saat bersamaan kami berdua mengalami orgasme dengan dasyat.Akhirnya Mbak Vera tertelungkup di atas badanku dengan lemas sambil dari mulut Mbak Vera terlihat senyuman puas Hans terima kasih Hans Kau telah memberikan Mbak Vera kepuasan sejati.Setelah beristirahat kemudian kami bersama sama ke kamar mandi dan saling membersihkan diri satu sama lain sementara mandi kami berpelukan dan berciuman disertai kedua tangan kami yang saling mengelus elus dan memijit mijit satu sama lain sehingga dengan cepat nafsu kami terbangkit lagi.Dengan setengah membopong badan Mbak Vera yang mungil itu dan kedua tangan Mbak Vera menggelantung pada leherku kedua kaki Mbak Vera kuangkat ke atas melingkar pada pinggangku dan dengan menempatkan satu tangan pada pantat Mbak Vera dan menekan kontolku yang sudah tegang lagi menerobos ke dalam Lubang Memek Mbak Vera.Aaughh oohh oohh terdengar rintihan liar wanita yang biasanya alim itu sementara aku menggerakan gerakan pantatku maju mundur sambil menekan ke atas.Dalam posisi ini dimana berat badan Mbak Vera sepenuhnya tertumpu pada kemaluannya yang sedang terganjel oleh kontolku maka dengan cepat Mbak Vera mencapai klimaks.Aaduhh Hanssss Mbak Vera maa maa uu keluuar Hans dengan keluhan panjang disertai badannya yang mengejang Mbak Vera Mencapai Orgasme dan selang sejenak terkulai lemas dalam gendonganku. Dengan kontolku masih berada di dalam lubang kemaluan Mbak Vera aku terus membopongnya aku membawa Mbak Vera ke tempat tidur dalam keadaan tubuh yang masih basah kugenjot Mbak Vera yang telah lemas dengan sangat bernafsu sampai aku orgasme sambil menekan kuat kuat pantatku.Kupeluk badan Mbak Vera erat erat sambil merasakan airmaniku menyemprot nyemprot tumpah dengan deras ke dalam lubang kemaluan Mbak Vera mengisi segenap relung relung di dalamnya.Semalaman Cerita Ngentot itu kami masih melakukan persetubuhan beberapa kali dan baru berhenti kecapaian menjelang fajar sejak saat itu selanjutnya seminggu minimum lima kali kami secara sembunyi sembunyi bersetubuh dan tanteku yang berjilbab itu selalu ketagihan kontol besarku itulah kenangan aku yang hingga kini tak bisa terlupakan dan aku pun merasa sangat bersalah dengan pamanku sebab istri tercintanya sudah pernah merasakan kontolku demikian kisah ini berakhir Mba Vera Wanita Alim Berjilbab.
Share this article :

Blog SEO Ini Di Kunjungi Sebanyak:

Label

Entri Populer

 
Support : Google | Alexa Rank | Yahoo
Proudly powered by Blogger
Copyright © 18 September 2011. Cerita Sex Indonesia|Kisah Mesum|Cerita Dewasa - All Rights Reserved
Template Editing By Metal Published by Cerita Sex Indonesia