Home » » KISAH MBAK MESUM SERTA CERITA DEWASA

KISAH MBAK MESUM SERTA CERITA DEWASA

Written By Amang Berangas on Minggu, 13 Oktober 2013 | 9:09:00 PM

Foto memek Orang dewasa
KISAH MBAK MESUM SERTA CERITA DEWASA Sepertinya ini memang kejadian yang super rezeki betapa tidak boos aku dikantor pernah aku cicipi mungkin ini yang namanya Kisah Seks yang mujur yukkk baca kelanjutannya. Sebagai atasan baru dia sering memanggilku ke ruang kerjanya untuk menjelaskan overbudget yang terjadi pada bulan sebelumnya atau untuk menjelaskan laporan mingguan yang kubuat.Aku sendiri sudah termasuk staf senior tapi mungkin karena latar belakang pendidikanku tidak cukup mendukung management memutuskan merekrutnya dia berasal dari sebuah perusahaan konsultan keuangan. Usianya kutaksir sekitar 26 hingga 30 tahun Sebagai atasan sebelumnya kupanggil "Bu" walau usiaku sendiri 10 tahun di atasnya Tapi atas permintaanya sendiri seminggu yang lalu ia mengatakan lebih suka bila di panggil "Mbak".Dan sejak saat itu mulai terbina suasana dan hubungan kerja yang hangat tidak terlalu formal terutama karena sikapnya yang ramah Ia sering langsung menyebut namaku sesekali bila sedang bersama rekan kerja lainnya ia menyebut "Pak".Lalu tanpa kusadari pula diam diam aku merasa betah dan nyaman bila memandang wajahnya yang cantik dan lembut menawan dia memang menawan karena sepasang bola matanya sewaktu waktu dapat bernar binar atau menatap dengan tajam.Tapi di balik itu semua ternyata ia suka mendikte Mungkin karena telah menduduki jabatan yang cukup tinggi dalam usia yang relatif muda kepercayaan dirinya pun cukup tinggi untuk menyuruh seseorang melaksanakan apa yang diinginkannya Mbak Mesum selalu berpakaian formal dia selalu mengenakan blus dan rok hitam yang agak menggantung sedikit di atas lutut.Bila sedang berada di ruang kerjanya diam diam aku pun sering memandang lekukan pinggulnya ketika ia bangkit mengambil file dari rak folder di belakangnya walau bagian bawah roknya lebar tetapi aku dapat melihat pinggul yang samar samar tercetak dari baliknya.Sangat menarik tidak besar tetapi jelas bentuknya membongkah memaksa mata lelaki menerawang untuk menduga duga keindahannya.Didalam ruang kerjanya yang besar persis di samping meja kerjanya terdapat seperangkat sofa yang sering dipergunakannya menerima tamu tamu perusahaan sebagai Accounting Manager tentu selalu ada pembicaraan pembicaraan privacy yang lebih nyaman dilakukan di ruang kerjanya daripada di ruang rapat.Aku merasa beruntung bila dipanggil Mbak Mesum untuk membahas cash flow keuangan di kursi sofa itu aku selalu duduk persis di depannya.Dan bila kami terlibat dalam pembicaraan yang cukup serius ia tidak menyadari roknya yang agak tersingkap disitulah keberuntunganku.Aku dapat melirik sebagian kulit paha yang berwarna gading kadang kadang lututnya agak sedikit terbuka sehingga aku berusaha untuk mengintip ujung pahanya tapi mataku selalu terbentur dalam kegelapan.Andai saja roknya tersingkap lebih tinggi dan kedua lututnya lebih terbuka tentu akan dapat kupastikan apakah bulu bulu halus yang tumbuh di lengannya juga tumbuh di sepanjang paha hingga ke pangkalnya.Bila kedua lututnya rapat kembali lirikanku berpindah ke betisnya betis yang indah dan bersih terawat.Ketika aku terlena menatap kakinya tiba tiba aku dikejutkan oleh pertanyaan Mbak Mesum..Theo aku merasa bahwa kau sering melirik ke arah betisku Apakah dugaanku salah? Aku terdiam sejenak sambil tersenyum untuk menyembunyikan jantungku yang tiba tiba berdebar Theo salahkah dugaanku? Hmm ya benar Mbak jawabku mengaku jujur Mbak Mesum tersenyum sambil menatap mataku.Mengapa Aku membisu terasa sangat berat menjawab pertanyaan sederhana itu tapi ketika menengadah menatap wajahnya kulihat bola matanya berbinar binar menunggu jawabanku.Saya suka kaki Mbak Suka betis Mbak Mesum indah banget dan setelah menarik nafas panjang kukatakan alasan sebenarnya.Saya juga sering menduga duga apakah kaki Mbak juga ditumbuhi bulu bulu persis seperti yang kuduga kau pasti berkata jujur apa adanya kata Mbak Mesum sambil sedikit mendorong kursi rodanya agar kau tidak penasaran menduga duga bagaimana kalau kuberi kesempatan memeriksanya sendiri.Sebuah kehormatan besar untukku jawabku sambil membungkukan kepala sengaja sedikit bercanda untuk mencairkan pembicaraan yang kaku itu. Kompensasinya apa sebagai rasa hormat dan tanda terima kasih akan kuberikan sebuah ciuman bagus aku suka.Bagian mana yang akan kau cium betis yang indah itu hanya sebuah ciuman seribu kali pun aku bersedia Mbak Mesum tersenyum manis dikulum.Dia berusaha manahan tawanya lalu aku yang menentukan di bagian mana saja yang harus kau cium OK.Deal my lady I like it kata Mbak Mesum sambil bangkit dari sofa lalu melangkah ke mejanya lalu menarik kursinya hingga ke luar dari kolong mejanya yang besar.Setelah menghempaskan pinggulnya di atas kursi kursi kerjanya yang besar dan empuk itu Mbak Mesum tersenyum matanya berbinar binar seolah menaburkan sejuta pesona birahi pesona yang membutuhkan sanjungan dan pujaan.Periksalah Theo Berlutut di depanku Aku membisu terpana mendengar perintahnya kau tidak ingin memeriksanya Theo tanya Mbak Mesum sambil sedikit merenggangkan kedua lututnya Sejenak aku berusaha meredakan debar debar jantungku Aku belum pernah diperintah seperti itu.Apalagi diperintah untuk berlutut oleh seorang wanita bibir Mbak Mesum masih tetap tersenyum ketika ia lebih merenggangkan kedua lututnya Theo kau tahu warna apa yang tersembunyi di pangkal pahaku.Aku menggeleng lemah seolah ada kekuatan yang tibatiba merampas sendi sendi di sekujur tubuhku tatapanku terpaku ke dalam keremangan di antara celah lutut Mbak Mesum yang meregang. Akhirnya aku bangkit menghampirinya dan berlutut di depannya sebelah lututku menyentuh karpet wajahku menengadah Mbak Mesum masih tersenyum.Telapak tangannya mengusap pipiku beberapa kali lalu berpindah ke rambutku dan sedikit menekan kepalaku agar menunduk ke arah kakinya ingin tahu warnanya.Aku mengangguk tak berdaya Kunci dulu pintu itu katanya sambil menunjuk pintu ruang kerjanya dan dengan patuh aku melaksanakan perintahnya kemudian berlutut kembali di depannya Mbak Mesum menopangkan kaki kanannya di atas kaki kirinya.Gerakannya lambat seperti bermalas malasan Pada saat itulah aku mendapat kesempatan memandang hingga ke pangkal pahanya lalu kali ini tatapanku terbentur pada secarik kain tipis berwarna putih.Dugaanku pasti ia memakai GString kataku dalam hati Sebelum paha kanannya benar benar tertopang di atas paha kirinya aku masih sempat melihat bulu bulu ikal yang menyembul dari sisi sisi celana dalamnya.Segitiga tipis yang hanya selebar kira kira dua jari itu terlalu kecil untuk menyembunyikan semua bulu yang mengitari pangkal pahanya bahkan sempat kulirik bayangan lipatan bibir di balik segitiga tipis itu..Suka kata Mba Mesum padaku dan Aku pun mengangguk sambil mengangkat kaki kiri Mbak Mesum ke Cerita Dewasa atas lututku.Ujung hak sepatunya terasa agak menusuk kulepaskan klip tali sepatunya Lalu aku menengadah Sambil melepaskan sepatu itu Mbak Mesum mengangguk Tak ada komentar penolakan Aku menunduk kembali Mengelus elus pergelangan kakinya. Busyettt kakinya mulus tanpa cacat ternyata betisnya yang berwarna gading itu mulus tanpa bulu halus tapi di bagian atas lutut kulihat sedikit ditumbuhi bulu bulu halus yang agak kehitaman.Sangat kontras dengan warna kulitnya Aku terpana mungkinkah mulai dari atas lutut hingga hingga Aah aku menghembuskan nafas rongga dadaku mulai terasa sesak wajahku sangat dekat dengan lututnya.Hembusan nafasku ternyata membuat bulu bulu itu meremang indah sekali kataku sambil mengelus elus betisnya kenyal.Suka Theo Aku mengangguk Tunjukkan bahwa kau suka tunjukkan bahwa betisku indah Aku mengangkat kaki Mbak Mesum dari lututku sambil tetap mengelus betisnya kuluruskan kaki yang menekuk itu Aku sedikit membungkuk agar dapat mengecup pergelangan kakinya.Pada kecupan yang kedua aku menjulurkan lidah agar dapat mengecup sambil menjilat mencicipi kaki indah itu.Akibat kecupanku Mbak Mesum menurunkan paha kanan dari paha kirinya lalu tak sengaja kembali mataku terpesona melihat bagian dalam kanannya karena ingin melihat lebih jelas kugigit bagian bawah roknya lalu menggerakkan kepalaku ke arah perutnya.Ketika melepaskan gigitanku kudengar tawa tertahan lalu ujung jari jari tangan Mbak Mesum mengangkat daguku Aku menengadah Kurang jelas Theo Aku mengangguk Mbak Mesum tersenyum nakal sambil mengusap usap rambutku. Lalu telapak tangannya menekan bagian belakang kepalaku sehingga aku menunduk kembali didepan mataku kini terpampang keindahan pahanya Tak pernah aku melihat paha semulus dan Cerita Dewasa Terbaru  seindah itu.Bagian atas pahanya ditumbuhi bulu bulu halus kehitaman bagian dalamnya juga ditumbuhi tetapi tidak selebat bagian atasnya dan warna kehitaman itu agak memudar.Sangat kontras dengan pahanya yang berwarna gading Aku merinding karena ingin melihat paha itu lebih utuh kuangkat kaki kanannya lebih tinggi lagi sambil mengecup bagian dalam lututnya.Dan paha itu semakin jelas menawan dipaha bagian belakang mulus tanpa bulu karena gemas kukecup berulang kali kecupan kecupanku semakin lama semakin tinggi.Dan ketika hanya berjarak kira kira selebar telapak tangan dari pangkal pahanya kecupan kecupanku berubah menjadi ciuman yang panas dan basah sekarang hidungku sangat dekat dengan segitiga yang menutupi pangkal pahanya karena sangat dekat walau tersembunyi dengan jelas dapat kulihat bayangan bibir kewanitaannya ada segaris kebasahan terselip membayang di bagian tengah segitiga itu.Kebasahan yang dikelilingi rambut rambut ikal yang menyelip dari kiri kanan Gstringnya Sambil menatap pesona di depan mataku aku menarik nafas dalam dalam tercium aroma segar yang membuatku menjadi semakin tak berdaya aroma yang memaksaku terperangkap di antara kedua belah paha Mbak Mesum. Ingin kusergap aroma itu dan menjilat kemulusannya Mbak Mesum menghempaskan kepalanya ke sandaran kursi menarik nafas berulang kali Sambil mengusap usap rambutku diangkatnya kaki kanannya sehingga roknya semakin tersingkap hingga tertahan di atas pangkal paha.Suka Theo Hmm..Hmm..jawabku bergumam sambil memindahkan ciuman ke betis dan lutut kirinya Lalu kuraih pergelangan kaki kanannya dan Cerita Dewasa meletakkan telapaknya di pundakku.Kucium lipatan di belakang lututnya Mbak Mesum menggelinjang sambil menarik rambutku dengan manja.Lalu ketika ciuman ciumanku merambat ke paha bagian dalam dan semakin lama semakin mendekati pangkal pahanya terasa tarikan di rambutku semakin keras ketika bibirku mulai mengulum rambut rambut ikal yang menyembul dari balik Gstringnya tiba tiba Mbak Mesum mendorong kepalaku.Aku tertegun Menengadah kami saling menatap tak lama kemudian sambil tersenyum menggoda Mbak Mesum menarik telapak kakinya dari pundakku dia lalu menekuk dan meletakkan telapak kaki kanannya di permukaan kursi pose yang sangat memabukkan.Sebelah kaki menekuk dan terbuka lebar di atas kursi dan yang sebelah lagi menjuntai ke karpet Suka Theo Hmm Hmm Jawab Suka sekali.Pemandangan itu tak lama Tiba tiba saja Mbak Mesum merapatkan kedua pahanya sambil menarik rambutku Nanti ada yang melihat bayangan kita dari balik kaca Masuk ke dalam Theo katanya sambil menunjuk kolong mejanya.Aku terkesima Mbak Mesum merenggut bagian belakang kepalaku dan menariknya perlahan Aku tak berdaya tarikan perlahan itu tak mampu kutolak Lalu Mbak Mesum tiba tiba membuka ke dua pahanya dan mendaratkan mulut dan hidungku di pangkal paha itu yang terselip di antara kedua bibir kewanitaan terlihat semakin jelas Semakin basah.Dan di situlah hidungku mendarat Aku menarik nafas untuk menghirup aroma yang sangat menyegarkan aroma yang sedikit seperti daun pandan tetapi mampu membius saraf saraf di rongga kepala Suka Theo Hmm Hmm.Sekarang masuk ke dalam ulangnya sambil menunjuk kolong mejanya Aku merangkak ke kolong mejanya Aku sudah tak dapat berpikir waras tak peduli dengan segala kegilaan yang sedang terjadi tak peduli dengan etika dengan norma norma bercinta dengan sakral dalam percintaan.Aku hanya peduli dengan kedua belah paha mulus yang akan menjepit leherku jari jari tangan lentik yang akan menjambak rambutku telapak tangan yang akan menekan bagian belakang kepalaku aroma semerbak yang akan menerobos hidung dan memenuhi rongga dadaku kelembutan dan kehangatan dua buah bibir kewanitaan yang menjepit lidahku dan tetes tetes birahi dari bibir kewanitaan yang harus kujilat berulang kali agar akhirnya dihadiahi segumpal lendir orgasme yang sudah sangat ingin kucucipi.Dikolong meja Mbak Mesum membuka kedua belah pahanya lebar lebar Aku mengulurkan tangan untuk meraba celah basah di antara pahanya tapi ia menepis tanganku hanya lidah Theo ok aku mengangguk dan dengan cepat membenamkan wajahku di Gstring yang menutupi pangkal pahanya.Menggosok gosokkan hidungku sambil menghirup aroma pandan itu sedalam dalamnya Mbak Lia terkejut sejenak lalu ia tertawa manja sambil mengusap usap rambutku. Rupanya kau sudah tidak sabar ya Theo katanya sambil melingkarkan pahanya di leherku Hm Haus Hm Jawab Theo katanya sambil menyelipkan tangannya untuk mengangkat daguku Aku menengadah Haus jawabku singkat tangan Mbak Mesum bergerak melepaskan tali G string yang terikat di kiri dan kanan pinggulnya.Aku terpana menatap keindahan dua buah bibir berwarna merah yang basah mengkilap Sepasang bibir yang di bagian atasnya dihiasi tonjolan daging pembungkus clit yang berwarna pink Aku termangu menatap keindahan yang terpampang persis di depan mataku jangan diam saja Theo kata Mbak Mesum sambil menekan bagian belakang kepalaku. Hirup aromanya sambungnya sambil menekan kepalaku sehingga hidungku terselip di antara bibir kewanitaannya pahanya menjepit leherku sehingga aku tak dapat bergerak bibirku terjepit dan tertekan di antara dubur dan bagian bawah memeknya.Karena harus bernafas aku tak mempunyai pilihan kecuali menghirup udara dari celah bibir kewanitaannya hanya sedikit udara yang dapat kuhirup sesak tetapi menyenangkan Aku menghunjamkan Kisah Mesum hidungku lebih dalam lagi Mbak Mesum terpekik pinggulnya diangkat dan digosok gosokkannya dengan liar hingga hidungku basah berlumuran tetes tetes birahi yang mulai mengalir dari sumbernya Aku mendengus Mbak Mesum menggelinjang dan kembali mengangkat pinggulnya.Kuhirup aroma kewanitaannya dalam dalam seolah vaginanya adalah nafas kehidupannku Mantef abizzz kata Mbak Lia sambil mendorong kepalaku dengan lembut Aku menengadah dia tersenyum menatap hidungku yang telah licin dan basah.Enak kan sambungnya sambil membelai ujung hidungku Segar Mbak Mesum tertawa kecil Kau pandai memanjakanku Theo Sekarang kecup jilat dan hisap sepuas puasmu Tunjukkan bahwa kau memuja ini katanya sambil menyibakkan rambutrambut ikal yang sebagian menutupi bibir kewanitaannya Jilat dan hisap dengan rakus Tunjukkan bahwa kau memujanya. Tunjukkan rasa hausmu Jangan ada setetes pun yang tersisa.Tunjukkan dengan rakus seolah ini adalah kesempatan pertama dan yang terakhir bagimu.Aku terpengaruh dengan kata katanya Aku tak peduli walaupun ada nada perintah di setiap kalimat yang diucapkannya Aku memang merasa sangat lapar dan haus untuk mereguk kelembutan dan kehangatan vaginanya.Kerongkonganku terasa panas dan kering Aku merasa benarbenar haus dan ingin segera mendapatkan segumpal lendir yang akan dihadiahkannya untuk membasahi kerongkongannku lalu bibir kewanitaannya kukulum dan kuhisap agar semua kebasahan yang melekat di situ mengalir ke kerongkonganku.Kedua bibir kewanitaannya kuhisap hisap bergantian kepala Mbak Mesum terkulai di Kisah Mesum sandaran kursinya kaki kanannya melingkar menjepit leherku telapak kaki kirinya menginjak bahuku.Pinggulnya terangkat dan terhempas di kursi berulang kali sesekali pinggul itu berputar mengejar lidahku yang bergerak liar di dinding kewanitaannya dia merintih setiap kali lidahku menjilat clitnya.Nafasnya mengebu Kadang kadang ia memekik sambil menjambak rambutku Ooh ooh Theo Theoo dan ketika kelentitnya kujepit di antara bibirku lalu kuhisap dan permainkan dengan ujung lidahku Mbak Mesum merintih menyebut nyebut namaku Theo nikmat sekali sayang Theoo Ooh Theoo Ia menjadi liar Telapak kakinya menghentak hentak di bahu dan kepalaku.Paha kanannya sudah tidak melilit leherku kaki itu sekarang diangkat dan tertekuk di kursinya. Mengangkang telapaknya menginjak kursi Sebagai gantinya kedua tangan Mbak Mesum menjambak rambutku menekan dan menggerak gerakkan kepalaku sekehendak hatinya Theo julurkan lidahmuu Hisap..Hisaap..Aku menjulurkan lidah sedalam dalamnya.Membenamkan wajahku di vaginanya dan mulai kurasakan kedutan kedutan di bibir vaginanya kedutan yang menghisap lidahku mengundang agar masuk lebih dalam beberapa detik kemudian lendir mulai terasa di ujung lidahku.Kusedot seluruh vaginanya Aku tak ingin ada setetes pun yang terbuang inilah hadiah yang kutunggu tunggu.Hadiah yang dapat menyejukkan kerongkonganku yang kering kedua bibirku kubenamkan sedalam dalamnya agar dapat langsung menghisap dari bibir vaginanya yang mungil Theoo Hisap Theoo Aku tak tahu apakah rintihan Mbak Mesum dapat terdengar dari luar ruang kerjanya Seandainya rintihan itu terdengar pun aku tak peduli. Aku hanya peduli dengan lendir yang dapat kuhisap Cerita Sex Indonesia dan kutelan Lendir yang hanya segumpal kecil hangat kecut yang mengalir membasahi kerongkonganku Lendir yang langsung ditumpahkan dari vagina Mbak Mesum dari pinggul yang terangkat agar lidahku terhunjam dalam Ohhh fantastis gumam Mbak Mesum sambil menghenyakkan kembali pinggulnya ke atas kursinya. Lalu dia menunduk dan mengusap usap kedua belah pipiku tak lama kemudian jari tangannya menengadahkan daguku sejenak aku berhenti menjilat jilat sisa sisa cairan di permukaan kewanitaannya Aku puas sekali Theo Cerita Dewasa 2013 katanya kami saling menatap Matanya berbinar binar.Sayu Ada kelembutan yang memancar dari bola matanya yang menatap sendu Theo Hm tatap mataku Theo Aku menatap bola matanya jilat cairan yang tersisa sampai bersih Hmmmm..jawabku sambil mulai menjilati vaginanya.Jangan menunduk Theo jilat sambil menatap mataku Aku ingin melihat erotisme di bola matamu ketika menjilat jilat vaginaku Aku menengadah untuk menatap matanya Sambil melingkarkan kedua lenganku di pinggulnya aku mulai menjilat dan menghisap kembali cairan lendir yang tersisa di lipatan lipatan bibir kewanitaannya.Kau memujaku Theo Ya aku memuja betismu pahamu dan di atas segalanya yang ini muuah jawabku sambil mencium kewanitaannya dengan mesra sepenuh hati Mbak Mesum tertawa manja sambil mengusap usap rambutku. Itulah sekelumit Cerita Dewasa ku pada Mba Mesum thank you very buat semuanya yang sudah baca KISAH MBAK MESUM SERTA CERITA DEWASA.
Share this article :

Blog SEO Ini Di Kunjungi Sebanyak:

Label

Entri Populer

 
Support : Google | Alexa Rank | Yahoo
Proudly powered by Blogger
Copyright © 18 September 2011. Cerita Sex Indonesia|Kisah Mesum|Cerita Dewasa - All Rights Reserved
Template Editing By Metal Published by Cerita Sex Indonesia